Rabu, 13 Juni 2012

Bertahun-tahun, Warga Desa Susya Hidup Dalam Kegelapan


gelap


PEMBATASAN Israel terhadap barang dan jasa di Tepi Barat dikabarkan sangat menghambat proyek infrastruktur di Palestina. Banyak dari proyek infrastruktur di Palestina ini dibiayai oleh Jerman.


Pada awal tahun 2009, sebuah kebijakan pemerintah Israel membuat tidak terpenuhinya kebutuhan dasar warga di desa miskin Susya, salah satunya adalah akses listrik. Selama bertahun-tahun, penduduk Susya, yang berada di perbukitan Selatan Hebron hidup dalam kegelapan, terputus dari jaringan listrik dan penyediaan energi.


Menggunakan dana yang diberikan oleh kementerian luar negeri Jerman, Organisasi Comet-ME (Masyarakat, Energi dan Teknologi di Timur Tengah) telah memasang panel surya dan turbin angin di desa Susya pada tahun 2009. Bantuan ini membuat kehidupan petani dan gembala di Susya sedikit lebih baik. Banyak dari mereka tinggal di gua-gua gunung, tenda, atau rumah seng. Warga desa Susya dianggap sebagai penduduk termiskin di wilayah Tepi Barat Palestina.


Namun seiring waktu, pasukan Israel banyak yang merusak fasilitas bantuan listrik dan energi di desa Susya.


IslamPos/The Truth Seeker Media

Artikel Terkait: